You May Like This One

Masakan Jepang tidak semuanya mentah, masih banyak makanan lain yang tentunya diolah atau melalui proses memasak sebelum disajikan kepada tamu.  Buat yang tidak doyan dengan ikan mentah beberapa pilihan dibawah ini bisa menjadi alternatif masakan Jepang.

Shabu-sahabu dan Sukiyaki yang menggunakan proses merebus ikan, daging dan sayuran  dengan menggunakan kaldu didalam steamboat.

Yakiniku; yaitu memasak dengan cara memanggang biasanya adalah daging atau sayuran.

Yang menarik dari ketiga menu diatas adalah seluruh proses memasak dilakukan sendiri oleh tamu disetiap meja. Cocok untuk menjadi pilihan bagi keluarga yang sedang menikmati makan bersama di restoran, bisa menambah suasana keakraban.

Yakitori; sate ayam ala Jepang

Tempura, kalau yang satu ini mungkin cukup populer, sayur atau makanan laut yang diberikan tepung dan kemudian di goreng. Cocok dengan lidah orang Indonesia.

Karaage; bahan yang biasanya digunakan adalah ayam (Chicken Karaage) atau ayam masak tepung hanya saja sajian ini bisanya disajikan sebagai makanan ringan (snack), dibeberapa supermarket sudah banyak menjual dalam bentuk kemasaan.

Teriyaki dan Teppanyaki; sama-sama menggunakan proses memanggang; bahan yang digunakan adalah sayuran, daging dan makanan laut. Pada teriyaki lebih basah karena lebih banyak menggunakan soy sauce dalam proses persiapan dan memasaknya. Sedangkan Teppanyaki tidak terlalu banyak menggunakan soy sauce sehingga masalakan lebih kering.

Teppanyaki memiliki keunikan sendiri, yaitu dalam proses memasaknya biasanya cook (juru masak), memasak sambil melakukan atraksi menggunakan pisau, spatula dan perlatan yang digunakan jadi bukan hanya bartender yang bisa juggling.

Seperti yang pernah ditulis disini, selain banyak menggunakan soy sauce masakan Jepang juga banyak menggunakan sake (rice wine), jadi khusus untuk yang memiliki pantangan mengkonsumsi alkohol sebaiknya menanyakan dulu kepada waiter / cook apakah makanan tersebut menggunakan sake atau tidak. Penambahan sake hanya untuk menambahkan rasa, sehingga apabila memesan tanpa sake juga dapat dilakukan.

Udon dan Soba; mie Jepang. Keduanya bisa disajikan panas atau dingin, bisa disajikan dengan kuah seperti sup ataupun kering. Yang membedakannya adalah ukuran dari mei tersebut udon lebih gemuk dari soba, secara pribadi aku tidak terlalu suka dengan mie Jepang, mungkin karena terbiasa dengan I***mie Kari Ayam, sehingga ketika memakan mie dengan bumbu minimalis jadi terasa hambar.

Di restoran Jepang, sah-sah saja untuk meneguk sup lagsung dari mangkuk, malah menikmati sup dengan menggunakan sendok malah terlihat aneh.

Dua makanan Jepang yang tidak aku sarankan adalah Chawan Mushi dan Natto. Biasanya disajikan ketika sarapan atau Japanese Breakfast.

Chawan mushi atau egg custard, disajikan dalam mangkuk kecil seukuran cangkir teh cina bahan dasarnya adalah telur yang didalamnya bisa ditambahkan sayur-sayuran tapi tetap saja rasa telur yang mendominasi, kurang lebih seperti memakan puding telur. .

Natto yaitu fermentasi kacang kedelai, walaupun mengandung protein yang tinggi tapi dari segi rasa yang ini lebih parah lagi. Mendingan beli Soyjoy atau beli susu kedelai murni.

Memakan dua menu tersebut chawan mushi dan natto seperti sedang mengikuti acara Fear Factor.

Semoga bermanfaat dan jangan kapok ke restoran Jepang, ya.

17 responses

  1. Mas Ann, teriyaki itu saus penyelamat saya ketika malas masak! wkakakakaka…oseng2 sayur pake teriyaki, pake ayam atau daging cincang, beres! so simple! Nyontek om2 di buffet yg masak didepan kita, apa ya istilahnya??? pokoknya itu.😀

  2. wah shabu-shabu.. masaknya lama tapi makannya bentar hehe..

    kalo mau masak shabu-shabu jangan dicemplungin semua, tapi cemplungin dulu daging kayak ayam, cumi, udang baru terakhir sayur supaya resapan dagingnya ngeluarin aroma kaldu. nyummy…

  3. unagi unagi …kok belum ada dibahas? walaupun saya ini phobia dengan segala jenis hewan yang berbentuk spt ular,tapi krn katanya protein tertinggi ada pada bulet maka dengan mata terpejam selama hamil terpaksa menyantapnya juga ketika membuat sup belut untuk makanan bayiku ..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s