Grateful

Salah satu pekerjaan yang melelahkan dari pre-opening hotel adalah tahap grand recruitment, dimana HRD memanggi seluruh kandidat untuk hadir mengikuti test tertulis (Bahasa Inggris dan Psikotes) dan kemudian dilanjutkan dengan wawancara oleh masing-masing department head.

Aku lebih banyak terlibat dalam proses ketiga yaitu wawancara para kandidat.

Melelahkan bahkan terkadang terasa membosankan, mengajukan pertanyaan yang hampir sama ke setiap kandidat, dalam sehari sekitar 30-40 an orang selama 2 minggu.

Ada saat dimana rasanya ingin langsung meminta si kandidat untuk langsung saja pulang begitu melihat kesan pertama (penampilan) yang tidak masuk kriteria yang diinginkan.

Namun hati ini tidak sepenuhnya tega.

Hati ini mengingatkan, kelelahan dan kebosanan yang aku rasa tidak ada apa-apanya dengan apa yang mereka (pencari kerja) rasakan.

Hati ini mengingatkan, aku adalah mereka hanya posisi yang membedakan, untuk saat ini.

 

Berjalan kaki mencari kerja.

Mengirim lamaran dan sabar menanti berita.

Mengantri menunggu panggilan wawancara.

Hati ini mengingatkan, aku juga pernah menjalani, mengalami dan merasakan apa yang mereka rasakan.

 

Hati ini mengingatkan aku untuk tetap rendah hati.

Hati ini mengingatkan aku untuk tidak puas dengan apa yang aku dapat hari ini.

Hati ini juga mengingatkan aku untuk mensyukuri dan berbagi atas apa yang aku nikmati saat ini.

 

 

25 responses

  1. sebagai pekerja apalagi hotelier hidup kita memang lebih condong ke pelayanan, tidak hanya tamu tapi juga rekan sekerja. teringat slogan terkenal di salah satu hotel terkenal pula yaitu “ladies and gentlemen service the ladies and gentlemen”.

  2. itulah hidup.. kadang ada waktunya dibawah kadang ada waktunya diatas.. bagi yang sekarang lagi dibawah jangan berkecil hati, selama mau berusaha dan terus berusaha pasti akan ada posisi atas untuk kalian.. bagi yang sekarang diatas mari bantu mereka – mereka yang posisinya pernah kalian duduki, karena mungkin akan ada saatnya kalian dibawah lagi.. jadi mari kita saling bantu dan berusaha…

  3. Betul sekali mas Aan,, dengan melihat mereka, kita jadi merasa mengaca diri, bahwa dulu pernah ada di posisi itu, dan menjadikan kita tidak riya’ dengan apa yang kita miliki dan nikmati saat ini,,🙂

    tulisan ini, singkat, tapi penuh makna,, trims mas..🙂

  4. T_T perjuangan saya ternyata masih lebih ringan daripada mas dan orang2 itu, harusnya saya bisa lebih kuat dan semangat berjuang… Semua dimulai dari bawah ya mas, saya salutkan perjuangan mas dan hikmah yang terukir sampai sekarang🙂
    Mudahan saya segera bisa bekerja lagi… amin🙂

  5. mungkin krn dulu saya waktu melamar pernah digalakin, maka skrg pun kalau wawancara suka galak duluan hahaha … tapi dari berpuluh orang, mungkin udah ratusan juga … feeling saya nyaris tidak meleset ketika memilih pegawai .. mereka selalu adalah yang the best ketika kerja di tempat saya maupun ketika resign mereka selalu mendapatkan yang tempat kerja yang memang lebih baik.

  6. Hm….. berarti rasa empaty nya sampean sudah bagus😆 karena posisi yang kita dapat sekarang ini hanya titipan yang bersifat sementara.
    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

  7. Ternyata mas Ann ini employed hotel tho aku juga anak perhotelan bagian FB product atau Koki begitu tapi sekarang sudah pensiun n bekerja di bidang IT,saya tamatan PHRI 1995 dan sempat kerja di Hotel,Chedi (sekarang Malya),Perdana Wisata,Papandayan,Santika Cirebon dan terakhir Cemerlang Hotel.

    Salam

  8. hatimu penuh kasih ya Ann.🙂
    ketika kita bisa dan mampu berempati dgn perasan orang lain, memang membuat kita mampu pula utk bertindak lebih bijak.
    walaupun sebenarnya tubuh kita sudah capek, namun hati kita menguatkan tindakan kita .
    salam

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s