Frangipani

Semua pasti tahu bunga kamboja

Di kampungku bunga kamboja hanya ditanam di pemakaman, jadi waktu itu aku tahunya bunga kamboja itu bunga kuburan.

Tapi lain hanya dengan di Bali, pohon kamboja ini ditanam hampir disetiap rumah bahkan disudut Bali manapun bisa menjumpai bunga kamboja.

Mulai dari yang berbentuk foto atau cetakan dalam brosur travel agent, bus pariwisata, web site sampai cengan bunga kamboja segar di meja lobby atau kamar hotel, dekorasi di meja makan, kalungan bunga waktu sampai di Bandara Ngurah Rai atau mungkin Anda juga salah satu yang menyelipkan bunga kamboja di telinga sebelum berfoto untuk sekedar mempertegas kalau Anda sedang berliburan di Bali.

Menanan pohon kamboja juga gak sulit, patahkan, tancapkan maka tumbuh dan berkembanglah bunga kamboja, gampangkan. Hanya saja, secara berkala pohon kamboja ini terkena penyakit parasit berwarna putih(entah apalah itu, mungkin Prima bisa menjelaskan) yang menyerang dan membuat daun menjadi layu dan pohonnya jadi gundul dan batangnya menjadi berwarna hitam.

Alasan yang membuat aku memotong pohon kamboja di halaman rumahku.

Terlepas dari kemudahan menanam dan penyakit tersebut,  ternyata pohon kamboja yang sudah berumur puluhan tahun atau ratusan tahun banyak juga dijual di Bali, terutama di jual untuk hotel atau villa, harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah. Bahkan (katanya) harganya bisa menjadi lebih mahal kalau seandainya dijual sekalian dengan penunggunya (?)

Karena keidentikan Bali dengan bunga kamboja tersebut,  beberapa saudara/temanku memasukan pohon kamboja ini dalam daftar oleh-oleh dari Bali dan mereka telah berhasil membawa pulang beberapa dahan pohon kamboja ke kampung halamannya.

Hmm…tanpa aku sadari ternyata pohon kamoja ini telah menjadi oleh-oleh khas Bali.

Selamat pagi dan selamat bercocok tanam

17 responses

  1. Ping-balik: Pie Susu « RestaurANN

  2. salam kenal,

    benar sekali, disini di Bali bunga kamboja (jepun) memang paling sering dijadikan bahan dalam canang (sesajen), disamping itu pohonnya juga bagus dijadikan peneduh dan kalau sudah berumur tua jadi semakin antik terlihat.

  3. What ?
    Dijual beserta penunggunya ?
    Aduh … merinding saya

    Yang jelas saya baru tau bahwa Kamboja juga dijadikan salah satu komoditas oleh-oleh dari Bali …
    Dan ini tidak mengherankan …
    Karena banyak saya lihat asesories wanita jepitan/bando/bandana dsb yang berasal dari kerajinan khas bali yang berbentuk bunga kamboja

    Salam saya Ann

  4. hari gini orang bilang bunga kamboja dengan adenium. dengan ditanam di pot sehingga menjadi kerdil dengan warna dan bentuk bunga yang beraneka rupa, maka ke’angkeran’nya menjadi berkurang dan bisa lebih dinikmati bahkan sekedar bonggolnya pun menjadi perlombaan.

  5. bunda juga punya bunga kamboja beberapa pot di rumah, tapi yang sering merawatnya suami, krn dia memang senang dgn tanaman.

    si bunda ini hanya jadi penonton yg menikmati indahnya bunga2 kamboja ini di musim kemarau, krn di musim ini , bunganya banyak berkembang ,indah…….🙂
    salam

  6. Hhahahah….bisa aja nih mas Ann, ngelink ke blog saya😛
    Frangipani atau plumeria (latin name), memang jamans ekarang emmiliki banyak varian warna (apalagi yang dari Thailand), plus aroma yang berbeda2 lho…
    Parasit putih yang dimaksud adalah mealy bugs, kutu putih ini menghisap cairin tanaman bisa dimusnahkan dengan insecticide sistemik.
    Sedangakn pada kasus daun ontok, ini adalah serangan fungus jenis sistemik, saya sendiri pernah kewalahan menhadapi cendawan berwana kuning yang terletak di bawah daun ini. Tetapi beberapa ahli berpikir bahwa jamur ini adalah bentuk simbiosis mutulism dengan si tanaman. kok bisa?

    Tanaman ini akan dengan cepat meranggas kan daun tua saat awal musim hujan, sehingga saat musim panas tiba,daun2 muda siap berkembang pesat (tanpa harus share nutrisi dengan daun2 lama), maka dari itulah plumeria jarang pernah berdaun lebat. Penyakit cendawan kuning ini muncul hanya pada awal musim hujan. Dengan pergantian musim umumnya akan hilang sendiri.

    Salam kebun!

  7. Kamboja, saya punya beberapa di rumah dengan warna bunganya merah dan kuning.
    Bagaimana cara menyambung bunga-bunga beraneka warna itu dalam satu pohon? Mungkin mas prima juga bisa jawab?

    • Sebentar ini bunganya ada dua warna, atau satu bunga dengan kombinasi dua warna?
      Kalau satu pohon dua warna bunga ini jelas hasil sambungan atau teknik grafting. Teknik ini banyak di pakai oleh pentani adenium: kemboja jepang, cara2nya bisa dilihat di internet. Teknik ini susah-susah gampang, saya sendiri suka gagal, hahahah…
      Kalo bunga bersemburat dua warna (kuning+merah, contoh), itu hasil persilangan atau rekayasa genetika, pasti sudah melalui hasil breeding yang cukup rumit🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s