PowerShoot s60

“terima kasih buat sahabat yang perduli dengan kondisiku ditulisan sebelumnya, aku hanya kena flu biasa aja kok”🙂

Tapi tidak dengan sahabatku, dia masih belum juga sembuh😦

Inilah dia wajah sahabat yang sudah hampir 9 tahun menemaniku. Sahabat yang penampilannya saat ini terlihat ketinggalan jaman.

Sahabat yang menjadi saksi dan setia menemaniku belajar untuk merekam sebuah kejadian yang menarik, unik, cantik sampai hal-hal yang tidak penting lainnya

Sahabat yang saat ini kondisinya sedang sakit, ini adalah kali kedua dia dalam keadaan sakit.

Sebelumnya dia juga sudah pernah mengalami hal yang kurang lebih sama, lemas tak berdaya. Bahkan waktu itu dia sampai dirujuk ke Jakarta, kebetulan saat itu dia masih di cover oleh asuransi.

Setelah sembuh dan kembali bertemu, aku diinformasikan kalau dia ternyata selama ini terlalu dipaksa bekerja melebihi kemampuan yang dia miliki. Maklum saat itu aku memang lagi terlalu bersemangat untuk mempelajari segala teknik dan cara untuk merekam gambar dengan menggunakan segala fungsi yang ada.

Apalagi saat itu aku masih tinggal di Seminyak, 200an meter dari pantai, jelas banyak gambar dan cerita yang bisa direkam.

Aku sampai lupa waktu dan aku lupa dengan keterbatasan sahabatku

awan dan langit

 

 

 

 

 

 

 

 

 

siang dan senja


 

 

 

 

 

 

 

 

ya, inilah penyebab penyakitnya kala itu. Aku terlalu memaksakan dia untuk menatap matahari terlalu lama sampai  lensa matanya lelah dan tak sanggup lagi untuk terbuka.

Kejadian itu cukup memberi aku pelajaran dan setelah itu aku  tidak lagi pernah memaksakan dia untuk bekerja terlalu keras apalagi mengingat usianya yang tidak lagi muda.

Aku masih belum tahu apa penyebab dia tergolek tak berdaya, saat ini.

Meskipun tidak terlalu sulit buatku untuk mendapatkan penggantinya, tapi bukan itu permasalahannya.

Aku dan dia punya banyak cerita, yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Aku hanya bisa berharap dia baik-baik saja, dan kembali bisa bersama merekam moment-moment bahagia dan kemudian membingkainya dalam sebuah pigura.

Moment-moment seperti ini

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

“terima kasih buat keponakan yang wajahnya hadir disini, I’ll see you on Lebaran” 🙂


26 responses

  1. mas ann, kamera-kamera tebel jaman dulu justru hasilnya lebih bagus daripada yang tipis2 sekarang… serius, IMHO ya… duh, sayang banget padahal banyak pemandangan bagus ya… kalo saya kurang objek disini😀

  2. Jadi ingat kameraku dulu,
    Padahal pernah menang lomba fotografi karena kamera itu,
    Tapi karena kecerobohan saya akhirnya kamrea itu hanyalah kamera rusak yang tersimpan di pojok lemari…🙂

  3. salam kenal ….melihat tulisan tentang camera digital S600, jadi teringat camera digital A 480 yang lagi ngadat dan sekarang sedang nangkring di lemari…

    *izin taruh blog di website…syukur2 kalau mau tukeran link…*

  4. nasib kita sama Ann .. Canon saya juga udah rusak, memang udah usia sih ..dia lebih muda 3 bulan dari anak sulung saya yang skrg baru ulang tahun ke 8… katanya kamera digital itu jika sudah 5000 picture kualitasnya akan menurun .. dan ketika 10000 picture maka siap masuk liang lahat …hi hi hi …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s