Fresh Cold Heady

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Penampilan memang tidak bisa selamanya menjadi ukuran. Sama seperti minuman dalam gambar diatas; segar, dingin dan memabukkan.

Cocktail

Sejarah mula minuman cocktail lumayan panjang, pertama sekali diciptakan sekitar tahun 1800an. Pada masa itu cocktail merupakan minuman yang dihasilkan dari (tidak lebih) 2-3 jenis minuman beralkohol (spirit) seperti gin, brandy atau whiskey. Salah satu cocktail yang diciptakan pada masa itu dan masih cukup popular sampai sekarang adalah Martini (gin dan dry vermouth)

Pada tahun 1920 – 1933  diberlakukannya 18th Amendment to the United State Constitution atau dikenal  juga dengan U.S Prohibition Era, dimana isi dari amandement tersebut adalah melarang untuk memproduksi, memperdangangan (ekspor/import) dan menjual minuman beralkohol secara umum.

Seperti biasa, peraturan dibuat untuk dilanggar dan hal ini juga berlaku di Amerika.

Beberapa restoran masih tetap memproduksi dan menjual minuman beralkohol secara ilegal dengan perlindungan dari para mafia. Keterbatasan fasilitas dan bahan membuat kualitas spirit yang dihasilkan tidak terlalu baik, dan cara mengantisipasinya adalah dengan bereksperimen dengan mencampur spirit dengan spirit yang lain.

Keterbatasan terkadang membuat orang menjadi lebih kreatif

Melalui tangan-tangan ajaib bartender maka terciptalah beberapa cocktail yang sampai saat ini masih sering dijual dan dihidangkan di bar/restoran/hotel. Cocktail yang tercipta pada Prohibition Era ini dikategorikan sebagai Classic Cocktail, antara lain Manhattan, Old-Fashioned, Side Car, French 75, dll

Sedangkan pada tahun 1960 – 1970 bisa dikatakan sebagai masa pertumbuhan cocktail. Pada masa ini bartender berkreasi lebih jauh lagi – tidak lagi hanya mencampurkan 2-3 jenis spirit – namun mulai mencampurkan spirit dengan berbagai macam jus dan minuman ringan dan terciptalah beberapa Contemporary Cocktail populer seperti Long Island Ice Tea, Pina Colada, Illussion dan beberapa minuman lain dengan rasa tropis.

Dari segi penampilan cocktail juga mengalami perubahan. Pada masa ini penampilan cocktail disajikan lebih menarik dengan menggunakan berbagai macam bentuk gelas yang unik,  permainan warna, bentuk potongan garnish dan mulai digunakanya payung mini yang ditancapkan dipotongan buah.

Tidak samapi disitu saja, memasuki tahun 1990 sampai sekarang, cocktail masih terus berkembang.

Setelah berjaya dengan Fruity Tropical Cocktail tahun 80an, memasuki tahun 90an trend berganti dengan Oriental / Asia flavor Cocktail, dimana campuran spirit tidak lagi terbatas buah-buahan tetapi juga mulai mencampurkan spirit dengan berbagai macam rempah-rempah dan bahan dasar yang sering digunakan dalam masakan Asia seperti ginger, lemongrass, cardamom, star anise, kaffir leaf, dll.

Selain dari segi bahan yang digunakan dan penampilan, proses pembuatan dan penyajian Cocktail juga mengalami perubahan di setiap masa.

Apa dan bagaimana?

Aku tulis di artikel berikutnya

Cheers

8 responses

  1. emak saya di kampung tiap lebaran bikin coctail yg terdiri dari potongan pepaya, nenas, bengkoang plus kadang agar agar dan kolangkaling. heheheh coctail dikampungku = es buah ..

  2. mas ann, saya curiga, jgn2 minuman “super enak” yang dulu dikasih ke saya itu sejenis cocktail ya? Kikikikikiki… mari kita liat cara pembuatannya di next postingan mas ann, apa memang cocktail atau bukan..😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s