Rindu Malaysia

 

 

 

 

 

 

 

Aku pulang dari rantau

Bertahun-tahun di negeri orang ohh Malaysia

Oh, dimana kawan dulu

Kawan dulu yang sama berjuang, Oh Malaysia

Kekasih hatikupun telah pula hilang

Hilang tiada pesan

Aduhai nasib, apakah daya

Cinta hamba jiwaku merana

Lagu kenangan tiga setengah tahun bekerja di Malaysia.

Alhamdulillah, selama disana aku tidak pernah mengalami perlakuan yang tidak baik secara fisik malah sebaliknya aku mendapat beberapa pelajaran bermanfaat selama bekerja disana.

Mungkin karena sudah siap secara fisik dan mental untuk mengais rejeki di negeri orang, menjadi TKI.

Ada banyak kenangan suka, cerita duka dan tentu saja cinta.

Tapi ini bukan tentang rindu untuk kembali bekerja di Malaysia bukan juga tentang rindu dengan dengan gadis Melayu bernama Siti Nurhaliza.

Rindu ini hanya rindu dengan Teh Tarik..

Minuman khas Malaysia, teh panas dan susu kental manis ditarik-tarik sampai ada buih diatasnya. Terlihat mudah tetapi lumayan susah untuk mendapatkan rasa yang sempurna.

Mari kita coba

Siapkan dua buah jug stainlesstell (atau sejenisnya). Panaskan air sampai mendidih kemudian, masukkan 2 sendok makan bubuk teh diamkan sekitar 3-5 menit (sampai teh menjadi pekat) kemudian saring dan buang ampas teh, tambahkan susu kental manis sesuai selera (sekitar 2-3 sendok teh).

Aduk sampai rata dan kemudian tarik (menungkan teh dari satu jug ke jug yang satunya lagi, seperti di gambar) lakukan berulang ulang sampai terbentuk buih yang sempurna kurang lebih 10 tarikan.

Selesai.

Apa susahnya?

  1. Proses tarik menarik teh harus dilakukan dengan cepat dan tepat. Karena teh tarik sebaiknya tetap hangat ketika disajikan, lebih nikmat.
  2. Komposisi teh dan susu harus tepat. Teh terlalu bening membuat warna dan rasa tidak pas. Terlalu sedikit susu membuat buih tidak muncul dengan sempurna.
  3. Jujur saja, sampai saat ini aku belum menemukan jenis teh yang pas untuk Teh Tarik (seperti di M’sia). Bahkan warung Teh Tarik langgananku di Bali khusus mendatangkan teh dari M’sia.

Sekedar tips, buat yang belum pernah dan ingin mencoba. Sebaiknya memesan dalam porsi gelas kecil dulu, karena kalau belum biasa minum teh + susu kental manis bisa-bisa perut jadi tidak nyaman setelah meminumnya.

Ntar kalau sudah ketemu resep yang pas, aku ceritain lagi

35 responses

  1. Ann …
    Saya suka dengan statement ini … “siap secara fisik dan mental …”

    Tanpa memihak mana-mana …
    yang jelas saya sering sekali … jika ke negeri Jiran … menemui para Tenaga Kerja kita … (entah legal atau tidak) berlaku yang tidak disiplin …

    Setiap kali saya antri di Bandara sana … saya pasti melihat mereka yang dengan semena-mena nyelak antrian … langsung maju kedepan … tanpa memperdulikan yang lain …

    Sebetulnya kalau kita siap – trampil … baik keahlian maupun mental … saya yakin kejadian yang tidak kita inginkan tidak akan terjadi … (atau paling tidak berkurang lah)

    Salam saya Ann

    • jangan skeptis dulu, teh tarik yang enak, komposisi teh dan susu seimbang sehingga aroma dan rasa keduanya saling menguatkan. jadi serasa minum hal yg baru.

  2. wah saya kalo mau pulang jg nyanyi lagu itu, tapi liriknnya diganti..

    aku pulang dari rantau bertahun tahun di negeri orang ooh Malukuuu….😀

    dan resepnya kayaknya mantabs dan perlu dicoba tuh.

      • bunda .. cobain deh ke KOPITIAM ..outletnya skrg lg merambah ke Mall2 ..disana ada teh tarik dan krn dapurnya open .. jadi kita bisa juga liat atraksi “Jugling Tea” … anak saya suka ngitung berapa kali tehnya bolak balik .. rata rata 10 x hitungan tuh🙂 ..kalo bunda iseng silahkan di timer juga heheh

  3. katanya teh walini cocok untuk teh tarik .. dan teh walini skrg udah dijual di alphamart🙂

    nice post ..
    di siantar banyak tuh jual teh susu .. tapi gak pake ditarik2 heheheh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s