Backpacker

Rabu pagi aku dapat SMS dari salah satu keponakanku “Om, aku ada di Bali bareng teman kuliah”, SMS itu aku terima sekitar Subuh, jadi gak langsung aku balas.

Lagian keponakan yang satu ini katanya sudah beberapa kali melakukan backpacker ke beberapa kota bahkan perjalanan terakhirnya ke Malaysia, jadi sudah cukup mandiri dan bisa diandalkan.

Baru sekitar jam 9 aku SMS dia menanyakan hotel tempat mereka menginap dan jawabanya membuat aku bingung “Osella hotel di dekat terminal Ubung”.

Liburan ke Bali kok nginapnya di Ubung?

Akhirnya aku memaksa mereka untuk keluar dari hotel itu dan menginap di rumahku.

Padahal sebagai seorang paman aku tidak galak-galak banget, tapi kenapa keponakanku tidak minta izin untuk tinggal di rumahku, malah menyewa kamar di hotel yang jauh dari tempat wisata.

Siang jam 2 aku ketemu mereka di Kuta, seperti kesepakatan bersama. Tas dan barang-barang mereka dititipin di toko baju di Pasar Kuta tempat mereka membeli kaos Bali.

Pinter juga, aku malah baru tahu cara ini, dengan membeli beberapa potong kaos di salah satu toko kita jadi bisa sekalian menitipkan tas, jadi untuk bermail di pantai Kuta tidak repot menggendong tas.

Setelah ketemu, baru aku tahu alasan mereka check in di Ubung, karena kecapean dijalan, dan yang terpikir setelah sampai di Bali adalah mencari penginapan terdekat dengan harga yang terjangkau.

Siang itu juga aku baru dikasih tahu, kalau perjalanan ke Bali ini sama sekali tidak direncanakan, mereka yang kuliah di Jakarta secara tidak sengaja ketemu di Jogja dan kemudian memutuskan untuk berlibur ke Bali.

Bahkan waktu aku tanya, di Bali mau kemana saja, mereka malah balik bertanya “Bagusnya kemana aja ya, Om?”

Yang lebih parah, salah satu dari mereka malah mau ke Sanur.

Anak kuliahan semestar awal mau ke Sanur? Untung aja waktu itu siang hari, kalau dia bilang mau ke Sanur malam-malam, bisa bikin aku jadi curiga, teman keponakanku ini anak kampus apa bukan ya.

Berhubung mereka datangnya mendadak dan budget mereka juga gak banyak, jadi aku hanya bisa membantu mereka dihari pertama dengan meminjamkan motor, mengajak mereka makan malam di Rosso Vivo pantai Kuta, menonton live band di Center Satage Hard Rock, tidur-tiduran di Kudeta Seminyak dan kemudian menikmati midnight fire work di Potato Head Beach Club.

Sebelum pulang ke rumah mampir dulu di Nasi Pedas Andhika Kuta.

Hari kedua, aku biarkan mereka bermain air di Tanjung Benoa dan berlanjut ke Pantai Mengiat Nusa Dua sampai sore hari. Setelah itu aku mengajak mereka ke GWK melihat (patung yang gak jadi-jadi) tari Kecak.

Hari ketiga, mereka hanya diam di rumah, karena salah satu dari mereka harus menyelesaikan tugas kuliah yang harus dikirim ke dosen sebelum hari Sabtu ini. Liburan tapi masih tetap di kasih tugas.

Hari terakhir ini, mereka masih sempat menikmati sunset di Jimbaran dilanjutkan dengan memandangi bulan yang malam ini hampir sempurna.

Sabtu jam 1.30, keponakanku telfon dan bilang kalau mereka sudah di atas bis menuju Surabaya yang kemudian dilanjutkan dengan menaiki kereta api menju Jakarta.

Well, meskipun keinginan kalian untuk ke Sanur, Tanah Lot dan Ubud tidak kesampaian dan hanya menghabisakan liburan 3 hari di seputar Kuta-Jimbaran-Nusa Dua, aku harap kalian bisa menikmati liburan selama di Bali .

 

 

 

 

 

 

 

 

See you next time dan selamat melanjutkan perjuangan di Jakarta.

17 responses

  1. gpp deh dicap galak, yang penting klo ke Bali ada yang jadi guide gratisan, apalagi guide nya mau nraktir minimal 1 aja dari sajian yang pernah diposting.

    btw, emang kenapa klo ke Sanur om?

  2. iya bener kata mas arman, kayanya mas ann galak, cuma gak mau ngaku aja! kan, kan, kaaaannnnnnnn… wkakakakak…

    punya kenalan di Bali itu emang bener2 bantu banget, terutama untuk jadi guide dadakan… aku sempet bingung mau kemana, gak ada angkot soalnya! Gubrak!

  3. karena ada yang tertinggal untuk dikunjungi .. saya yakin mereka akan kembali ke Bali , maybe setelah kuliah dan udah punya duit gaji .. hehehhehehe …. setiap jengkal di bali very exotic dan beautiful lah untuk dikunjungi berulang kali🙂

  4. Wah saya pengen nih backpackeran ke Bali, Naik kereta transport dari Jakarta enggak sampai 100ribu. Nanti ditemenin ya.. *backpacker kok manja?*🙂
    Etapi semalam Bali kena gempa ya? Semoga baik-baik saja..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s