Cerita Fiksi

Aku pernah miliki bunga indah warnai hidupku 

Ketika dia pergi aku hanya bisa menyesali

Kudapati bunga indahku telah tertanam

Bukan di hatiku

Meski masih mencintai

Bunga indah itu bukan untukku

Hanya wangi dan indahnya yang tersisa untukku

Selalu ada dalam hati ini

Well, bagaimana menurut kalian, pantas tidak aku menulis puisi atau menulis cerita pendek ?

Sebelum memberikan komentar, silahkan membaca cerpenku selengkapnya, ya puisi diatas hanya pembuka dari cerita pendek yang aku tulis tahun 2008 terinspirasi dari film Before Sunrise, dan selama 3 tahun ini hanya tersimpan di dalam laptop.

Kenapa baru dipublish sekarang?

Awalnya hanya karena sebuah permintaan dari seorang sahabat yang meminta aku untuk membaca dan memberi komentar untuk cerpen di blognya, setelah aku membaca cerpen tersebut aku tidak kasih komentar hanya menawarkan cerpenku untuk dipublish di blognya – karena menurutku ceritaku lebih menarik daripada dia punya😀

Begitulah alasan kenapa cerpen tersebut dipublish di blognya, jadi kalau kepingin tahu seperti apa klik Sehari (…dan jangan lagi ucapkan janji)

Silahkan dibaca dan dikasih komentar sambil menunggu RestaurAnn ini buka seperti biasa.

Dan kini telah kutemui

Bunga indah lain mengisi hari

Meski wangi dan indahnya berbeda

Tapi akan tetap selalu kujaga

Dan kali ini tak akan kubiarkan dia pergi

Ku pasti penuhi semua janji 

9 responses

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s