Butuh Kehangatan

Sudah pertengahan Desember aja ya.

Suasana Desember juga semakin terasa, hujan yang semakin sering turun membuat perasaan ini tidak tenang dan terus-terusan khawatir.

Tiupan bunyi terompet yang tak berirama dan ledakan petasan juga mulai sering terdengar menambah ketidaknyamanan.

Seharusnya tetes hujan ini disyukuri tapi saat ini hujan lebih sering membuat lupa untuk bersyukur, sibuk untuk mulai memindah-mindahkan barang sibuk dengan persiapan untuk menghadapi banjir.

Hujan jadi seperti sebuah bencana.

Doa-doa diucapakan agar hujan segera berhenti dan tak turun lagi.

Lupa kalau beberapa bulan yang lalu lidah ini memohon agar hujan segera turun setiap kali menatap sedih ke taman depan rumah yang mengering atau ketika diri sedang ‘terbakar’ terik di tengah kemacetan.

Selalu mengeluh dan lupa bersyukur.

Bahkan ketika doa agar hujan di bulan Desember berhenti dikabulkan, masih juga tetap mengeluhan ketika bocah-bocah rumah sebelah mulai berkeliaran di jalan, meniupkan terompet dan menyalakan petasan.

Rasanya ingin berteriak meminta hujan biar mereka kembali masuk ke dalam rumah dan berhenti membuat keributan.

Desember ini mengingatkan untuk tidak lupa bersyukur dengan apa yang sedang dihadapi.

Bersyukur untuk setiap tetes air hujan dan panas matahari.

Bersyukur masih diberi kesabaran untuk menahan diri dan memberi kesempatan kepada anak-anak tetangga untuk bisa tertawa dan bercanda.

Bersyukur karena diberi kemampuan untuk bisa mengolah air, jahe, serai, lada, kayu manis dan gula merah.

Bersyukur karena memiliki iPod dengan koleksi lagu-lagu kenangan.

Bersyukur karena kemarin sore berhasil sampai ke rumah dengan selamat setelah menerobos hujan.

Bersyukur karena setelah hujan reda masih bisa duduk diteras rumah menikmati segelas bandrek susu dan sepotong roti kelapa sambil mendengarkan lagu dan memandang langit yang ramai dengan nyala kembang api anak tetangga.

Selamat menikmati sisa hari di 2011 ya.

4 responses

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s