Sambal Kemiri

Beberapa hari yang lalu di blog Kak Monda ada menulis tentang Sambal Jahe dan tulisan itu berhasil membuat aku penasaran seperti apa rasanya Sambal Jahe, soalnya selama ini aku belum pernah coba.

Waktu aku mencoba mengatur jadwal mencari hari yang tepat untuk mencoba Sambal Jahe aku malah teringat dengan salah satu sambal kesuakanku Sambal Kemiri, hmm lumayan lama juga aku sudah tidak mencicipi Sambal Kemiri.

Baiklah, untuk sementara ini niat untuk bikin Sambal Jahe dilupakan, kita buat Sambal Kemiri aja dulu, cuma masalahnya aku lupa resep sambal kemiri ini.

Mau nelfon ke Medan rasanya gak enak, sudah entah berapa kali aku menanyakan ulang resep sambal kemiri, ini satu bukti dari “bisa karena biasa atau hafal karena sering diulang”, karena jarang dibuat ya lupa terus resepnya.

Coba cari-cari resep di Google ternyata resepnya tidak sama dengan Sambal Kemiriku, tapi lumayanlah bisa sedikit membantu untuk menyegarkan ingatan.

Mari kita coba.

  • 6 biji kemiri dipanaskan/disangrai
  • 5 biji bawang merah
  • 1 biji cabe merah
  • 1 buah tomat
  • Garam dan gula secukupnya
  • Haluskan semua bahan
  • Siap disajikan.
Udah gitu aja? Simple gitu bisa lupa?
Yah… namanya juga manusia, kadang sesuatu yang sulit diingat dan sesuatu yang mudah dilupakan atau sengaja dilupakan 😀
Kenapa Sambal Kemiri ini jadi salah satu kesukaanku?
Alasan yang pertama karena rasanya tidak pedas, jadi buat mereka yang suka dengan sambal setan, sambal drakula dan sambal neraka lainnya, yang ini bukan untuk kalian.
Alasan kedua, pertama sekali mencoba aku selalu membayangkan dan akhirnya sekarang menyajikan/menikmati Sambal Kemiri ini kurang lebih sama seperti cara menyajikan dan menikmati Crudite di luar sana – potongan-potongan sayur mentah atau direbus dan disajikan dengan dips.
Cemilan sehat di sore hari atau bisa juga jadi alternatif pilihan kalau sedang lapar di malam hari.

13 responses

  1. Ping-balik: Coklat uueennnake pooolll (Cioccolata Calda) | Belajar dari anak-anak

  2. Aku tiap abis makan makanan yg mengandung kemiri biasanya enek. Kok bisa ya? Apa krn sebuah zat yg terkandung dlm kemiri?

    BTW, template-nya pas tuh dgn konsep blognya.🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s