Masih Ada

Dua satu Desember sudah lewat, ternyata kita masih ada, semua masih tetap seperti biasa.

Sama seperti RestaurAnn juga masih ada meski lama sepu dan tidak ada yang baru.

Ada puluhan alasan yang akan terucap kalau ditanya kenapa atau kemana aja sampai lama tidak menulis blog.

Anggap saja pemilik RestaurAnn sedang merenung dan belajar sambil mengamati segala sesuatu untuk bahan tulisan.

image

Semoga tulisan ini menjadi awal baru untuk tulisan yang lainnya

Iklan

Kebun Cabe

“Eh itu pohon cabe kan?”

“Iya”

“Kau kan gak suka pedas, ngapain nanam cabe?”

“Justru karena aku gak terlalu suka pedas makanya aku tanam, kalau lagi mau masak pakai cabe tinggal petik satu dua biji saja, gak perlu lagi beli banyak-banyak yang akhirnya malah lebih sering jadi busuk dan terbuang terbuang sia-sia”. Baca lebih lanjut

Penting Tapi Gak Penting

Buka-buka file foto ketemu dengan foto Apple Pie No Crust yang gagal.

Gak beda terlalu jauh dengan yang kemarin tapi kalau dibandingkan yang satu ini sedikit terlihat lebih manis dengan tambahan daun mint meskipun ternyata sama sekali tidak membantu menambahkan rasa Apple Pie.

Tampilan memang penting tapi masih banyak hal lain yang gak kalah penting.

Guilty Pleasure

Perasaan bersalah setelah melakukan sesuatu yang disukai sepertinya semua orang pasti pernah mengalaminya. Salah satu yang paling sering menjadi penyebabnya adalah makanan; ayam goreng tepung, burger, kentang goreng, masakan berminyak dan bersantan, kue-kue manis dan segala macam makanan enak lain.

Beberapa hari yang lalu aku juga mengalami hal yang sama, sebenarnya cukup sering menikmati makanan seperti itu, cuma yang terakhir ini benar-benar membuat dilema disetiap suapannya.

Kejadiannya di rumah makan Padang, buat beberapa orang memang rumah makan Padang ini memang sarangnya Guilty Pleasure, buat beberapa orang bukan aku. Aku nyaman-nyaman saja kok selama ini makan hidangan Padang yang berminyak dan bersantan itu.

Biasanya kalau ke rumah makan Padang yang selalu aku pesan itu pasti rendang, jarang sekali menu yang lain. Terutama untuk rumah makan Padang yang baru pertama sekali aku coba karena penilaian baik tidaknya rumah makan Padang itu aku nilai dari baik tidaknya mereka mengolah daging menjadi rendang.

Kalau tidak enak maka rumah makan itu tidak layak dikunjungi lagi sebaliknya kalau enak pasti balik lagi.

Kembali ke Guilty Plesure di rumah makan kemarin sama sekali tidak ada hubungannya dengan rendang, Baca lebih lanjut